Saturday, May 6, 2017

Belajar SIG Part 3: Mengenal Software ArcView GIS 3.3

Belajar SIG Part 3: Mengenal Software ArcView GIS 3.3 - Hallo sahabat Maison Room, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Belajar SIG Part 3: Mengenal Software ArcView GIS 3.3 , kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Tutorial, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Belajar SIG Part 3: Mengenal Software ArcView GIS 3.3
link : Belajar SIG Part 3: Mengenal Software ArcView GIS 3.3

Baca juga


Belajar SIG Part 3: Mengenal Software ArcView GIS 3.3

Perangkat lunak Sistem Informasi Geografis saat ini telah banyak dijumpai di pasaran. Masing-masing perangkat lunak ini mempunyai kelebihan dan kekurangan dalam menunjang analisis informasi geografi. Salah satu yang sering digunakan saat ini adalah ArcView. ArcView yang merupakan salah satu perangkat lunak Sistem Informasi geografis yang dikeluarkan oleh ESRI (Environmental Systems Research Institute). ArcView dapat melakukan pertukaran data, operasi-operasi matematika, menampilkan informasi spasial maupun atribut secara bersamaan, membuat peta tematik, menyediakan bahasa pemograman (script) serta melakukan fungsi-fungsi khusus lainnya dengan bantuan extensions (ESRI, 1996). Saat ini ESRI telah mengeluarkan tiga seri ArcView yaitu ArcView 3.1, ArcView 3.2 dan ArcView 3.3.

MENJALANKAN ARCVIEW GIS

Setelah program ArcView terinstal, langkah selanjutnya adalah menjalankan program ArcView dengan cara:
  • Klik Start
  • All Programs
  • ESRI - ArcView GIS 3.3
    atau bila di desktop telah ada shortcut-nya tinggal Klik shortcut (ikon) tersebut.

Tampilan ArcView saat pertama kali dibuka


Tampilan pertama saat membuka ArcView adalah seperti gambar diatas. Dimana pada kotak dialog tersebut, user diberikan tiga pilihan dalam membuka ArcView:
  • with a new view
    pilihan membuka ArcView dengan langsung membuka view baru
  • as a blank project
    pilihan membuka ArcView dengan sebuah project kosong
  • open an existing project
    pilihan membuka ArcView dengan langsung mencari project yang telah user buat dan simpan sebelumnya

Tampilan ketika pilihan with a new view


Tampilan ketika pilihan as a blank project


Tampilan ketika pilihan open an existing project


Sebuah Project Window terdiri dari beberapa komponen yang membangunnya, antara lain Views, Tables, Charts, Layouts, dan Scripts.


  1. Views
    View adalah komponen ArcView tempat kita menampilkan peta (data SIG). View adalah sebuah workspace dimana kita dapat melakukan analisis data, memanipulasi data dan menampilkan data. Layer-layer yang terdapat pada peta kita disebut dengan istilah Themes. Dalam View, Themes ditampilkan di sisi kiri workspace, list tersebut disebut dengan Table Of Content (TOC).

    Tampilan project dengan sebuah view yang baru


  2. Table
    Table merupakan representasi data ArcView yang menampilkan data tabular. Table menyajikan informasi deskriptif yang menjelaskan feature-feature tentang layer tertentu pada suatu View (misalnya : lebar jalan, luas suatu kota, atau jumlah penduduk suatu kecamatan). Setiap baris atau record dari suatu Table didefinisikan sebagai satu anggota dari kelompok besar. Sedangkan setiap kolom atau field mendefinisikan atribut atau karakteristik tunggal dari kelompok itu.

    Tampilan Komponen Tables pada ArcView


  3. Charts
    Chart menampilkan data tabulaer secara visual dalam bentuk grafik. Chart juga bisa merupakan hasil suatu querry terhadap tabel data. ArcView menyediakan enam jenis grafik, yaitu : area, bar, column, line, pie dan x y scatter.

  4. Layout
    Layout Menyediakan teknik-teknik untuk menggabungkan dan menyusun dokumen-dokumen dalam Project (View,Table,Chart) dan komponen-komponen peta lainnya seperti arah utara dan skala guna menciptakan peta akhir untuk dicetak atau diplot.

  5. Script
    Script merupakan bahasa (semi) pemrograman sederhana (makro) yang digunakan untuk otomatisasi kerja ArcView. ArcView menyediaakn fasilitas ini dengan sebutan Avenue sehingga pengguna dapat memodifikasi tampilan ArcView, membuat program, menyederhanakan tugas-tugas kompleks, dan berkomunikasi dengan software lainnya seperti ArcInfo dan lainnya.

  6. Active, Visisble, dan Selected
    Istilah Active, Visible, dan Selected adalah tiga istilah pada ArcView yang terkadang dapat membingungkan bagi penggunanya. Berikut adalah perbedaan dari ketingganya : Theme yang active diperlihatkan lebih menonjol pada Tabel Of Content. Theme yang active adalah theme yang akan diedit atau dianalisa oleh ArcView. Untuk membuat sebuah theme menjasi active, cukup pilih (klik) pada nama theme yang terdapat di Table Of Content. Sebuah Theme dapat menjadi visible (terlihat) dan invisible (tidak terlihat), untuk membuat sebuah theme menjadi visible, cukup beri tanda cheklist pada kotak kecil disebelah nama theme yang akan diperlihatkan. Feature dalam sebuah theme dapat dipilih (selected). Feature yang terpilih akan berwarna kuning. Jika ada feature yang terpilih, maka ArcView akan melakukan pengeditan atau analisa hanya pada features yang terpilih.

    Tampilan Komponen Themes pada ArcView

  7. Menu, Button, dan Tools

    Tampilan Menu, Button, dan pada ArcView


Referensi:
Modul SIG "Pengenalan Sistem Informasi Geografis" oleh   Ida Wahyuni, S.Kom., M.Kom.



Demikianlah Artikel Belajar SIG Part 3: Mengenal Software ArcView GIS 3.3

Sekianlah artikel Belajar SIG Part 3: Mengenal Software ArcView GIS 3.3 kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Belajar SIG Part 3: Mengenal Software ArcView GIS 3.3 dengan alamat link http://maison15.blogspot.com/2017/05/belajar-sig-part-3-mengenal-software.html
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Belajar SIG Part 3: Mengenal Software ArcView GIS 3.3

0 comments:

Post a Comment